YogyakartaPos.Com
Image default
Internasional

Drone Houthi Mengarah ke Mekkah, Pertahanan Udara Saudi Bergerak dan Peringatan Keamanan Diaktifkan

Situasi keamanan di Arab Saudi meningkat setelah sebuah drone yang disebut diluncurkan kelompok Houthi terdeteksi bergerak menuju kawasan Mekkah. Pasukan pertahanan udara Saudi menyatakan pesawat nirawak tersebut berhasil dicegat dan dihancurkan sebelum memasuki zona udara terlarang di sekitar kota suci.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa malam, 15 September 2026, ketika ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang berbasis di Yaman kembali meningkat. Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Brigadir Jenderal Turki al-Maliki, mengonfirmasi keberhasilan intersepsi tersebut.

Menurut keterangan Saudi, drone berhasil ditangani sebelum mencapai wilayah udara terlarang Mekkah. Pemerintah Saudi menilai ancaman terhadap kawasan suci dan keselamatan jamaah sebagai persoalan serius.

Seiring meningkatnya ancaman, otoritas Saudi juga mengaktifkan sistem peringatan dini di sejumlah wilayah, termasuk Mekkah, Jeddah, dan Taif.

Saudi Civil Defense mengimbau masyarakat yang menerima peringatan untuk segera mencari tempat aman. Warga diminta berlindung di dalam bangunan, menjauhi jendela, balkon, atap, serta area terbuka sampai situasi dinyatakan aman.

Peringatan tersebut berlangsung relatif singkat dan kemudian dicabut setelah otoritas menyatakan ancaman telah berlalu. Otoritas Saudi tidak secara rinci mengungkap jenis ancaman yang menjadi dasar dikeluarkannya peringatan tersebut.

Masuknya Mekkah dalam sistem peringatan menjadi perhatian karena kota tersebut merupakan pusat ibadah umat Islam dan lokasi Masjidil Haram. Keamanan wilayah tersebut memiliki arti penting bagi jamaah dari berbagai negara.

Menurut keterangan pejabat koalisi Saudi, insiden terbaru ini mengingatkan pada upaya serangan terhadap Mekkah pada 2017. Saat itu, koalisi Saudi menyatakan telah mencegat rudal balistik yang diarahkan menuju kawasan Mekkah.

Namun, kelompok Houthi sebelumnya membantah bahwa mereka sengaja menargetkan situs-situs suci. Karena itu, klaim mengenai tujuan serangan terbaru perlu dilihat berdasarkan keterangan masing-masing pihak yang terlibat.

Dalam perkembangan terbaru, Saudi menyatakan drone yang terdeteksi pada Selasa malam memang bergerak ke arah Mekkah, sementara Houthi tidak mengakui adanya niat untuk menyerang tempat-tempat suci.

Insiden di sekitar Mekkah terjadi ketika serangkaian serangan rudal dan drone dilaporkan menghantam sejumlah wilayah Arab Saudi.

Laporan mengenai serangan sebelumnya menyebut sedikitnya 13 orang mengalami luka-luka, sementara sejumlah rumah dan kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan. Saudi kemudian menyatakan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menghadapi ancaman terhadap wilayahnya.

Di sisi lain, Houthi menyatakan serangan mereka berkaitan dengan aksi militer Saudi di wilayah Yaman. Klaim mengenai jumlah serangan balasan dari masing-masing pihak belum seluruhnya dapat diverifikasi secara independen.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa eskalasi konflik tidak hanya berdampak pada wilayah perbatasan, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan di kota-kota penting Arab Saudi.

Bagi Arab Saudi, ancaman di sekitar Mekkah memiliki sensitivitas khusus karena kota tersebut menjadi tujuan utama umat Islam untuk melaksanakan ibadah umrah dan haji.

Pemerintah Saudi melalui aparat keamanan terus meminta masyarakat mengikuti informasi resmi apabila peringatan kembali dikeluarkan. Warga juga diminta tidak berada di ruang terbuka ketika sistem peringatan bahaya diaktifkan.

Untuk saat ini, tidak terdapat laporan mengenai drone tersebut yang berhasil memasuki wilayah udara terlarang Mekkah. Otoritas Saudi menyatakan ancaman telah berhasil ditangani sebelum mencapai kawasan kota suci.

Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada dinamika konflik antara Arab Saudi dan Houthi serta potensi serangan lanjutan di wilayah kerajaan.

Related posts

Konflik Kamboja – Thailand “Desak Gencatan Senjata”

admin

Isu Brain Drain Kembali Mengemuka, Warga Malaysia Ramai-ramai ke Singapura

admin

Nama Jeffrey Epstein Kembali Disorot, Ini Duduk Perkara Kasusnya

admin